Sabtu, 07 Oktober 2023

Tips dan Trik Mengikuti Seleksi Simulasi Mengajar dalam Program Guru Penggerak

 

Persiapan untuk simulasi mengajar dalam program Guru Penggerak merupakan langkah penting untuk menunjukkan kemampuan pengajaran dan kepemimpinan Anda. Berikut adalah beberapa tips dan trik yang dapat membantu Anda lolos seleksi simulasi mengajar:

Pahami Tujuan Pembelajaran: 

Pastikan Anda memahami tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Identifikasi konsep utama yang ingin Anda sampaikan kepada siswa.

Rencanakan Pembelajaran dengan Baik:

Buat rencana pelajaran yang jelas dan terstruktur. Sertakan langkah-langkah yang akan Anda ambil selama sesi mengajar.

Kaitkan dengan Kehidupan Nyata:

Buat koneksi antara materi yang diajarkan dengan situasi atau pengalaman hidup siswa. Hal ini membantu membuat pembelajaran lebih relevan dan menarik.

Gunakan Metode Pengajaran yang Beragam:

Variasikan metode pengajaran Anda. Gunakan cerita, contoh nyata, pertanyaan, atau aktivitas untuk mempertahankan minat siswa.

Interaktif dan Partisipatif:

Dorong partisipasi siswa selama sesi mengajar. Gunakan teknik yang mengaktifkan siswa seperti diskusi kelompok, pertanyaan interaktif, atau demonstrasi.

Adaptasi Terhadap Respons Siswa:

Bersiap untuk merespons secara adaptif terhadap tanggapan siswa. Jika ada pertanyaan atau kebingungan, tunjukkan kemampuan Anda untuk menjelaskan dengan jelas.

Kendalikan Waktu dengan Baik:

Pastikan Anda mengelola waktu dengan efisien. Seimbangkan antara menjelaskan konsep, memberikan contoh, dan memberikan kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi.

Jelaskan Evaluasi dan Pemahaman: 

Sampaikan dengan jelas bagaimana Anda akan mengevaluasi pemahaman siswa. Tunjukkan bahwa Anda memahami pentingnya evaluasi dalam proses pembelajaran.

Beri Ruang untuk Pertanyaan:

Beri kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Hal ini menunjukkan bahwa Anda membuka diri terhadap pertanyaan dan mendukung interaksi dua arah.

Berikan Umpan Balik Positif dan Konstruktif:

Jika ada kesempatan, berikan umpan balik positif kepada siswa. Tapi juga siapkan untuk memberikan umpan balik konstruktif yang membantu mereka memahami dan meningkatkan.

Gunakan Teknologi dengan Bijak:

Jika relevan, gunakan teknologi dalam sesi mengajar. Pastikan Anda terbiasa dengan peralatan atau platform yang mungkin digunakan.

Jaga Etika Profesional:

Pertahankan etika dan perilaku profesional sepanjang sesi mengajar. Beri contoh sikap dan perilaku yang diharapkan dari seorang Guru Penggerak.

Praktik Sebelumnya:

Lakukan praktik sebelum simulasi mengajar. Ajak teman atau mentor untuk menjadi audiens dan memberikan umpan balik.

Rileks dan Percaya Diri:

Meskipun ini adalah evaluasi, tetap rileks dan tunjukkan kepercayaan diri Anda. Siswa dan panel seleksi akan merespons positif terhadap energi positif.

Selalu Evaluasi Diri:

Setelah simulasi mengajar, evaluasi kinerja Anda. Identifikasi area di mana Anda kuat dan area yang perlu ditingkatkan.

Dengan mempersiapkan diri dengan baik dan mempraktikkan sesi mengajar, Anda dapat meningkatkan kemungkinan keberhasilan Anda dalam seleksi simulasi mengajar dalam program Guru Penggerak.

Senin, 27 Maret 2023

Semangat Belajar di Bulan Suci Ramadhan: Meningkatkan Produktivitas Dalam Menuntut Ilmu

Bulan suci Ramadhan merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai bulan yang penuh dengan keberkahan, Ramadhan juga menjadi momen untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT. Di samping itu, bulan suci Ramadhan juga dapat dimanfaatkan sebagai momen untuk meningkatkan semangat belajar dan produktivitas dalam menuntut ilmu.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan semangat belajar di bulan suci Ramadhan. Pertama-tama, kita harus mempersiapkan diri dengan baik sebelum memulai aktivitas belajar. Hal ini bisa dilakukan dengan mengatur jadwal belajar secara teratur dan menetapkan tujuan belajar yang spesifik. Dengan demikian, kita akan lebih fokus dan disiplin dalam melakukan aktivitas
belajar.

Kedua, kita juga dapat meningkatkan semangat belajar dengan memperbanyak membaca Al-Quran. Al-Quran merupakan sumber ilmu yang sangat penting bagi umat Muslim. Dengan membaca Al-Quran secara rutin, kita dapat meningkatkan pemahaman tentang ajaran Islam dan memperdalam pengetahuan tentang agama. Selain itu, membaca Al-Quran juga dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus dalam belajar.

Ketiga, kita juga dapat memperbanyak membaca buku-buku islami yang relevan dengan minat dan minat kita. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan pengetahuan kita tentang agama, tetapi juga akan meningkatkan semangat belajar kita secara keseluruhan. Dalam membaca buku, kita harus memilih buku yang tepat dan bermanfaat, sehingga waktu dan energi yang kita habiskan dalam membaca dapat memberikan manfaat yang maksimal.

Keempat, kita juga dapat memanfaatkan waktu istirahat di bulan suci Ramadhan untuk meningkatkan semangat belajar. Kita dapat memperbanyak membaca buku atau menonton video tentang agama pada saat waktu istirahat, seperti saat waktu berbuka puasa atau saat tengah malam. Dengan memanfaatkan waktu istirahat dengan baik, kita dapat mengoptimalkan waktu kita dalam menuntut ilmu.

Kelima, kita juga dapat mengikuti kelas-kelas atau seminar tentang agama yang diselenggarakan di bulan suci Ramadhan. Biasanya, banyak organisasi atau lembaga yang menyelenggarakan kelas atau seminar tentang agama pada bulan suci Ramadhan. Dengan mengikuti kelas-kelas atau seminar ini, kita akan memperoleh pengetahuan yang lebih luas tentang agama dan memperdalam pemahaman tentang
ajaran Islam.

Oleh karena itu, marilah kita meningkatkan semangat belajar di bulan Suci Ramadhan ini. Semoga ibadah puasa kita menjadi berkah dengan belajar dan belajar.

 

Ujian Sekolah Menggunakan Google Classroom

Dalam era digital yang semakin berkembang pesat saat ini, banyak sekolah yang beralih menggunakan teknologi untuk mempermudah proses belajar-mengajar. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan Google Classroom untuk melakukan ujian sekolah.

Google Classroom adalah platform pembelajaran online yang disediakan oleh Google untuk memfasilitasi interaksi antara guru dan siswa secara virtual. Dengan adanya Google Classroom, guru dapat dengan mudah membuat tugas, memberikan instruksi, dan mengatur jadwal kelas secara online. Sementara itu, siswa dapat mengakses tugas dan materi pembelajaran dari mana saja dan kapan saja dengan menggunakan perangkat gadget.

Penggunaan Google Classroom untuk ujian sekolah memberikan banyak keuntungan. Salah satunya adalah kemudahan dalam membuat dan mengatur soal ujian. Guru dapat membuat soal ujian dalam bentuk pilihan ganda, isian singkat, atau uraian dengan mudah dan cepat. Selain itu, Google Classroom juga memungkinkan guru untuk memberikan instruksi dan petunjuk ujian dengan jelas dan terstruktur.

Selain kemudahan dalam membuat dan mengatur soal ujian, penggunaan Google Classroom juga mempermudah dalam melakukan evaluasi hasil ujian. Setelah siswa selesai mengerjakan ujian, guru dapat dengan mudah mengumpulkan dan mengevaluasi jawaban siswa dengan menggunakan fitur penilaian otomatis yang disediakan oleh Google Classroom. Dengan demikian, guru dapat dengan cepat
mengetahui hasil ujian siswa secara akurat dan efisien.

Penggunaan Google Classroom untuk ujian sekolah juga memudahkan dalam pengelolaan waktu ujian. Dalam ujian sekolah yang dilakukan secara konvensional, guru harus membagikan soal ujian satu persatu dan memonitor waktu ujian secara manual. Namun, dengan penggunaan Google Classroom, guru dapat dengan mudah mengatur waktu ujian secara otomatis dan memberikan waktu yang sama untuk semua siswa. Dalam hal ini, Google Classroom dapat membantu guru dalam menghemat waktu dan tenaga dalam proses ujian.

Namun, meskipun penggunaan Google Classroom untuk ujian sekolah memiliki banyak keuntungan, tetap diperlukan persiapan yang matang agar proses ujian dapat berjalan dengan lancar. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain adalah persiapan jaringan internet yang stabil, pengaturan waktu ujian dengan cermat, serta memberikan instruksi dan petunjuk ujian yang jelas dan terstruktur.

Dalam kesimpulannya, penggunaan Google Classroom untuk ujian sekolah merupakan solusi yang tepat untuk mempermudah proses ujian dan evaluasi hasil ujian. Dengan memanfaatkan teknologi, guru dan siswa dapat melakukan ujian secara online dengan mudah dan efisien. Namun, tetap diperlukan persiapan yang matang agar proses ujian dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan hasil evaluasi yang akurat.

 

Minggu, 05 Desember 2021

Kejutan

Pagi itu. Seperti biasa. Saya suka nongkrong di ruang OSIS. Tiba-tiba kepala sekolah. Pak Haji Salamun, S.Pd.M.Pd menghampiri. Sejurus mengeluarkan info sangat penting. Saya ditunjuk untuk mendampingi anak-anak ikut lomba matematika di Kendari. 

Selama 2 tahun saya berada di SMP Negeri 1 Baubau. Belum pernah saya ke Kendari untuk pendampingan lomba. Hari itu kejutan sekali. Suatu penghormatan diberi kepercayaan. Pengalaman baru. 

Untuk itu saya mempersiapkan diri. Tentu dengan membimbing anak-anak yang terpilih ikut lomba. 



Lomba Olimpiade Matematika dan Lomba Cepat Tepat Matematika (LCT Matematika) ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Matematika Jurusan Matematika FMIPA UHO. Lomba ini diikuti oleh seluruh Sekolah (SD, SMP dan SMA) se-Sulawesi Tenggara. 

SMP Negeri 1 Baubau mengutus 4 Siswa. LCT dan Olimpiade diikuti oleh Ariza Inayah DAUD, La Ode Delok Jumsya, dan Irzan Dwi Putra, sedangkan Aisyah Raihan Fadilla hanya mengikuti Olimpiade.

Kurang lebih 2 minggu sebelum berlomba. Bimbingan dilaksanakan setiap anak-anak pulang sekolah. Di momen ini saya merasa energi saya terkuras. 

Di saat yang sama. Saya mendapat kejutan baru. Saya terpilih sebagai Sahabat Rumah Belajar (SRB) mewakili kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2021. Banyak tugas yang harus dituntaskan selama terpilih sebagai SRB 2021. Diantaranya, melaksanakan sosialisasi Rumah Belajar, membuat laporan sosialisasi dalam bentuk video dan video praktik baik pembelajaran serta membuat blog. 

Tantangannya, kami hanya bisa melaksanakan tugas sosialisasi itu dengan leluasa setelah pembekalan SRB selesai. Pembekalan tersebut dilaksanakan secara online pada tgl 2 - 5 November 2021. Dari siang pukul 14.00 s.d 17.30 wita menjelang Maghrib. Sementara deadline tugas semuanya itu dikumpulkan pada tanggal 11 November 2021. Ini berarti kita memiliki 6 hari untuk melaksanakan sosialisasi. Di saat yang sama, video sudah harus jadi dan siap dikirim. 

Lelahnya luar biasa. Apalagi ini pengalaman pertama melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah di Kota Baubau. Untungnya saya tidak bekerja sendiri. Saya dibantu oleh 3 orang teman guru yang juga terpilih sebagai SRB mewakili Kota Baubau. Mereka adalah RR Deltu La Firlaz, S.Pd (SMKN 1 Baubau) , Intan Basmala, S.Pd (SMKN 2 Baubau), dan Israwati Amba, S.Pd ( SDN 2 Baubau).

Kami berempat berkolaborasi dan berbagi bersama tentang Pemanfaatan Rumah Belajar. Masing-masing punya peran dalam kegiatan sosialisasi. Ada yang bertugas membuat flyer atau spanduk, ada yang berkoordinasi dengan kepala sekolah dan sebagainya. 



Saya tidak bisa membayangkan. Bagaimana bisa menyelesaikan semua itu. Bahkan sempat terpikir untuk memundurkan diri sebagai SRB. Bagaimana tidak. Sosialisasi harus terlaksana hari Senin s.d Rabu 10 November 2021. Kamis 11 November 2021 pukul 23.59 wib laporan dan video wajib dikirimkan. Belum lagi praktik baik pembelajaran juga harus tuntas termasuk videonya. 

Karena waktu yang terbatas itu. Kami hanya bisa melaksanakan sosialisasi di beberapa sekolah. Diantaranya, SMPN 1 Baubau (sekolah tempat saya bertugas), SDN 2 Baubau, SMKN 1 Baubau, SMAN 1 Baubau dan SMAN 2 Baubau. 

Hari Kamis, 11 November 2021. Saya sempatkan untuk melaksanakan praktik baik pembelajaran di kelas perwalian saya sendiri, kelas 8.11. Praktik tersebut direkam dan dibantu oleh anak-anak. Pulang sekolah dihari yang sama. Saya mengedit videonya. Dua video sekaligus. Video Sosialisasi dan Video Praktik Baik Pembelajaran. Seharusnya masih ada lagi video yang dibuat, yaitu video Curriculum Vitae. Namun, karena saya tidak mampu lagi. Akhirnya CV hanya dibuat dalam bentuk teks. Bahkan saya menyelesaikan editan video tepat pukul 11 malam. Hingga mata saya kelelahan dan kepala saya pusing akibat terlalu lama di depan laptop.

Syukurnya semua tugas dapat diselesaikan. Banyak pengalaman berharga yang saya dapatkan. Yang pasti, saya sangat berterima kasih kepada Allah SWT yang memberikan anugerah kesehatan dan iman sehingga saya bisa mengerjakan semuanya.



 

Selasa, 02 November 2021

Hari Pertama Coaching Pembatik Level 4

Selasa, 2/11/2021 pukul 14.00 - 17.00 wita 30 Sahabat Rumah Belajar Provinsi Sulawesi Tenggara 2021 mengikuti coaching Pembatik Level 4 pada hari pertama. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui zoom meeting dan dihadiri oleh Duta Rumah Belajar Sulawesi Tenggara Tahun 2017, 2018, 2019 dan 2020 serta Tutor dari Pusdatin.

Kegiatan ini mengangkat tema "Membangun Komunikasi dan Kolaborasi dalam Pemanfaatan Rumah Belajar". Di hari pertama ini, peserta diminta untuk memperkenalkan diri masing-masing dengan durasi waktu maksimal 2 menit. Banyak diantaranya yang memperkenalkan dirinya dengan antusias. Bahkan ada yang dramatis. Terharu karena tidak menyangka bisa bergabung dengan 30 besar Finalis Duta Rumah Belajar Prov. Sulawesi Tenggara Tahun 2021. Ada juga yang hampir mengangkat bendera putih alias menyerah untuk lanjut ke tahap pembatik level 4. Hal ini beralasan karena banyak tugas dan cukup sulit untuk melewati tahap pembatik level 1 hingga level 3 tentunya. Namun, akhirnya semua terbayar lunas. Berkat kerja keras, dukungan, doa dari berbagai pihak. Akhirnya peserta dapat berada di tahap ini, pembatik level 4. 









Keseruan di hari pertama ini tidak selesai karena adanya materi tentang komunikasi efektif, negosiasi dan diplomasi. Materi tersebut disampaikan oleh Ibu Irma, Duta Rumah Belajar Sultra tahun 2018. Meskipun disampaikan secara singkat dan padat. Akan tetapi meninggalkan kesan yang baik. Di dalam materi tersebut, peserta diberikan pemahaman serta motivasi berkomunikasi secara efektif dan mampu melakukan melakukan negosiasi serta diplomasi. 

Beberapa tips dan trik berkomunikasi efektif yang disampaikann oleh Ibu Irma yaitu :

1. Pantaskan diri.

2. Lakukan analisis karakteristik audience.

3. Kemas konten dengan baik dan menarik.

4. Sampaikan presentasi pesan Anda pada situasi dan waktu yang tepat.

5. Lakukan pengiriman pesan dengan menggunakan beberapa media yang sesuai.

6. Sampaikan pesan dengan jelas dan tidak bertele-tele.

7. Perhatikan bahasa non verbal.

8. Bersikaplah penuh semangat dan menginspirasi.

9. Buatlah orang lain merasa penting dan lakukan itu dengan tulus.

10. Lakukan secara konsisten dan terus menerus sesuai dengan kesempatan yang ada. 

Terakhir kegiatan ditutup dengan pembagian kelompok untuk berkolaborasi satu sama lain dalam memberikan sosialisasi Pemanfaatan Rumah Belajar dengan mengangkat kearifan lokal.

Di hari pertama ini, kami mendapat semangat yang tinggi untuk menembus batas ketidakmungkinan menjadi mungkin. Wassalam...


#Pembatik2021

#PembatikLevel4

#SahabatRumahBelajar

#DutaRumahBelajar

#PusdatinKemendikbud

#RumahBelajar 

Featured Post

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-nilai Kebajikan Seorang Pemimpin

Ilham, S.Pd.,Gr.,M.Pd Calon Guru Penggerak Angkatan 11 Kota Baubau Sulawesi Tenggara Rangkuman Kesimpulan Pembelajaran (Koneksi Antar Materi...